adsense


Breaking News

Tuesday, December 8, 2015

bilangan salat fardhu

BILANGAN SALAT FADHU


                                                                                           
            Salat fardhu yang di wajibkan oleh Allah dalam sehari smalam adalah lima (5) .diterima dari ibnu mhairiz, bahwa seseorang laki laki dari bani kinanah bernama makhadaji, mendengar seseorang laki laki di syira bernama Abu Muhammad mengatakan : salat witir itu wajib

Kata makhadaji : “ maka pergilah saya mendapatkan ‘ubaidah bin samit , lalu saya sampaikan hal itu .”

Jawab ubaidah : “bohong abu muhammad! Karna saya pernah mendengar rasulullah berssabda :
“ ada lima salat yang di wajibkan Allah atas hamba hamba nya . Mka siapa yang menetapi dan tidak menyia nyiakan suatu pun di antara nya disebabkan enteng . Allah berjanji akan memasukkan nya ke dalam surga . dan siapa yang tidak melakukannya , maka tak ada janji apa apa dari Allah , jika dikehendaki-Nya akan siksaan-Nya , dan jika dikehendaki-Nya akan di ampuninya .”
(H.R Ahmad , abu daud , nasa’i dan ibnu majah yang dalam riwayatnya tersebut : “ dan siapa siapa yang melakukannya tetapi terdapat kekurangan disebabkan menganggap enteng)


Dan dari talhah bin ubeidillah r.a :
“bahwa seseorang badui datang mendapatkan nabi saw . dengan rambut yang kusut , katanya ‘ ya rasulullah , katakanlah kepadaku shalat shalat mana yang di fardukan Allah atas ku !”

Ujar Nabi : “ salat lima waktu , kecuali jika anda hendak salat sunat .”

Katanya pula : “ katakanlah padaku puasa mana uang di fardukan allah atasku ? “

Ujar Nabi : “ puasa ramadhan , kecuali jika anda hendak mengerjakan puasa sunat . “

Lalu katanya lagi : “ ceritakan kepadaku , zakat mana yang wajib kubayarkan ? “

Maka Rasulullah pun memamparkan padanya syariat islam . akhirnya orang badui itu berkata : “ demi Tuhan yang telah memuliakan Anda! Sedikitpun saya tak hendak melakukan amalan sunat , dan sedikit pun saya tak mengurangi kewajiban yang telah di fardukan allah atas diri saya . “

Nabi saw. Pun bersabda : “ beruntunglah jika ia benar ! “ atau “ masuk surgalah ia jika ia benar !”

Waktu waktu salat
          Salat itu mempunyai waktu waktu tertentu , di saat mana ia harus di kerjakan , berdasarkan firman Allah ta’alah :
 “ sesungguhnya salat itu bagi kaum mukmin suatu kitab yang mempunyai waktu waktu tertentu “

Maksudnya suat kewajiban yang amat di pentingkan , suatu kepastian sebagai pastinya kitab suci .

Waktu waktu itu telah di isyaratkan oleh Al-qur’an dengan firmannya :
“ dirikan lah salat pada dua penghujung siang dan pada sebagian dari waktu malam ! sesunggihnya kebaikan itu menghapus kejahatan . Demikian lah merupakan peringatan bagi orang orang yang mau ingat ! “

Dan didalam surat Al Isra’ tercantum sebagai berikut :
 “dirikan lah salat pada waktu tergelincir matahari , sampai mulai gelap malam , begitu pun salat fajar , karna sesungguhnya salat fajar itu ada yang menyaksikannya . “

Inilah waktu waktu yang di isyaratkan dalam al qur’an

·         WAKTU SALAT DHUHUR
Waktu dhuhur bermula dari tergelincirnya matahari dari tengah  tengah langit dan berlangsung sampai bayangan swsuatu tergelincir .

Hanya di sunnatkan ta’khir atau mengundurkan salat dhuhur itu dari awalnya waktu hari amat panas hingga tiada menganggu kekhusukan , sebaliknya di sunatkan ta’jil atau menyegerakan pada saat saat lain dari demikian .

·         WAKTU SALAT ASHAR
Wktu salat asa bermula bila bayangan suatu benda itu telah sama panjang dengan benda benda itu sendiri , yakni setelah bayangan waktu tergelincir , dan langsung sampai terbenamnya matahari .

·         WAKTU SALAT MAGRIB
Waktu salat magrib mulai masuk , bila mathari telah terbenam dan tersembunyi dai balik tirai , dan berlangsung sampai terbenamnya syafak , atau awan merah , berdasarkan definisi abdullah bin umar :

“ bahwa Nabi saw. Telah bersabda :” waktu salat magrib ialah bila matahari terbenam syafak belum lagi lenyap. “

·         WAKTU SALT ISYA
Waktu salat isya dimulai di waaktu lenyab syafak merah dan berlangsung hingga seperdua malam .

·         WAKTU SALAT SUBUH
Salat subuh bermula dari saat terbitnya fajar sadik dan berlangsung sampai terbitnya matahari , sebagaimana tersebut dalam hadist yang lalu


TERTIDUR ATAU LUPA MELAKUKAN SALAT

            Barang siapa yang tertidur atau lupa melakukan salat , maka waktunya ialah ketika ia sadar dan ingat padanya , berdasarkan hadis Abu qatadah :

“ mereka menceritakan kepada nabi saw. Perihal mereka sewaktu tertidur hingga luput waktu salat . maka sabdanya : ‘ tidaklah tertidur itu dianggap lalai . yang dikatakan lalai ialah di saat bangun , maka bila seseorang di antaramu lupa mengerjakan suatu salat atau tertidur , maka ia melakukan nya di saat ia ingat , dan tak ada kafarat atau denda atasna selain demikian’. “ ( H.R Bukhari dan Muslim )

WAKTU WAKTU YANG  DILARANG MELAKUKAN SALAT

            Telah datang larangan melakukan salat sesudah salat subuh sampai terbit matahari ketika terbitnya sampai naik kira kira sepenggalahan , ketika istiwa’ artinya tepat di tengah langit sampai tergelincir dan sesudah salat ‘sampai ia terbenam .

Di terima dari Abu sa’id :


Bahwa Nabi saw. Telah bersabda : “ Tidak boleh salat setelah salat asar sampai terbenam matahari , begitu pun tidak boleh setelah salat fajar sampai terbit matahari 

cukup sekian dari saya 
#salam gudang ilmu
wassalam

No comments:

Post a Comment

juds

Designed By