Asslamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
selamat berjumpa kembali bersama saya di blog gudang ilmu
pada kesempatan kali ini blog serba serbi akan memberikan sedikt pembahasan yang islami
ya karna jangan hanya masaalah teknologi saja yang kita kembangkan
tapi yang islami tentunya juga harus dikembangkan donkk , karna islam itu adalah ? ....... agama kita donkks
oke kita lanjut saja kita akan membahas sedikit yang berkenaan dengan hadist
A. deinisi hadis dan sunnah
kata hadist berasal dari bahasa arab al hadist , bentk jamaknua : al-hadist , al hidtsan , al hudtsan .
dari segi bahasanya kata hadist memiliki banyak arti yang artinya al jadid ( yang baru ) lawan dari al qadim ( yang lama )
dan al khabar ( kabar / berita )
dalam al quran kata hadist di sebut sebanyak 28 kali dengan rincian 23dalam bentuk murad dan 5 dalam bentuk jamak ( al hadist )
B. perkembangan istilah hadist
istilah 'hadist' pada awalnya tidaklah serta merta dipahami sebagai sabda , perbuatan , taqrir dan hal ihwal Nabi saw .
M. syuhidi ismail mencatat , mula mula hadist mengandung pengertian , bertia berita atau cerita ( kisah ) ,
baik berhubungan dengan masa lampau atau yang beru saja terjadi .
pada tahab selanjutnya , istilah hadist di gunakan untuk menunjuk khabar ( berita ) yang berkembang dalam masyarakat keagamaan secara umum ,
yakni belum dipisahkan antara khabar yang berupa al_quran dan khabar yang berupa sabda rasul saw .
pada akhirnya hadist digunakan secaa ekslusit untuk menunjuk hadist hadist Rasulullah saw. saja .
pada awalnya hadist di pergunakan untuk menunjuk pada cerita cerita dan berita bertia sevara umum kemudian mengalami pergeseran hadist
di maksudkan sebagai khabar khabar yang brkembang dalam masyarakat pengamanan tanpa memindahkan maknanya
dan konteks yang umum . Dan akhirnya hadist secara ekslusifdigunakan untuk menunjuk cerita cerita tentang Rasulullah saw.
C. pembagian hadis
hadis dilihat dari banyak / tidaknya periwaytannya , terbagi menjadi dua :: mutawir dan ahad
- hadis mutawir adalah hadis yang di riwayatkan banyak periwayatan di setiap tingkatan yang tidak di mungkinkan mereka sepakat untuk berduata.
- hadis ahad adalah dadis yang periwayatannya tidak mencapai syarat hadis mutawatir
Dilihat dari segi diterima atau tidaknya hadis menjadi dua yaitu : maqubul ( diterima ) dan mardud ( tdk diterima )
hadis maqbul terbagi dua yaitu sahih dan hasan .
hadis sahih adalah hadist yang memenuhi kualifikasi 5 syarat tersebut , yaitu :
- muttasil sanadnya
- semua perawinya adil
- semua perawinya dhabit
- tidak keganjilan
- tidak ada illat atau cacat
Hadis meliputi 3 nsur pokok , yaitu :
- perkataan Nabi sam yang beliau sabdakan
- perbuatan Nabi saw yang dilihat oleh sahabatnya
- perbuatan sahabat yang diketahui oleh rasul yang beliau tidak menegurnya atau beliau tidak menyalahkannya sebagai tanda setuju .

No comments:
Post a Comment