KISAH DAN PENGAJARAN
Ibnu Qutaibah Ad-Dainuri rahimahullah bercerita bahwa salah seorang
penyebar berita menceritakan kepadanya bahwa suatu malam Al-Mansur bergadang .
Ia menyebut-nyebut para khalifah Bani Umayyah dan biografi mereka, bahwa mereka
masih konsekuan dengan ajaran islam . namun kemudian muncullah anak cucu mereka
yang hidup bermewah mewah . dengan besarnya urusan kerajaan dan tingginya nilai
yang mereka cari , hasrat mereka tak lain hanyalah hasrt hawa nagsu , mencari
kesenangan , dan melakukan berbagai kemaksiatan serta hal hal yang di murkai
oleh Allah SWT. Karena kebidihan mereka dari istidraj Allah serta amannya dari
siksa Allah . maka Allah mencabut kekuasaan dan kemuliaan mereka , dan di
alihkan kepada yang lain .
Shalih bin Ali
berkata : “wahai Amirul mukminin , sesungguhnya ketika Ubadillah bin marwan
melarikan diri dari orang orang yang membuntutinya lalu masuk ke negeri naubah
, raja naubah bertanya tentang orang orang yang mengejarnya itu . setelah
diberi kabarnya , sang raja segera berangkat dengan berkendaraan menemui
Ubadillah dan berbicara dengan Beliau , dengan ucapan yang menakjubkan dalam
susunan bahasa yang tidak bisa kuingat sampai membuat beliau pergi meninggalkan
negerinya . mungkin Amirul Mukminin berkeinginan untuk mengajak ( Ubaidillah ) dari
kurungan ke majelis kita dan menanyakan langsung kepadanya kisah tersebut . “
Maka khalifah
Al-Mansur memerintahkan Ubaidillah bin Marwan untuk dihadirkan . lalu ia di
tanyai tentang kisah tersebut , ia pun bercerita :
“Wahai Amirul
Mukminin , aku datang ke negeri naubah dengan menbawa perkakas rumah yang bisa
aku kuselamatkan . semua barangku kuletakkan di atas tanah naubah . aku tinggal
di sana selama tiga hari . tiba tiba raja Naubah mendatangi ku . sebelum ia
telah mendapatkan khabar mengenai diriku . sebelumnya ia telah mendapatkan
khabar mengenai diriku . datanglah raja itu yang ternyata yang ternyata seorang
lelaki bergidung mancung dan tampan , lalu ia duduk di atas tanah , tidak
menyentuh pakaian kami sedikitpun , aku bertanya : “ kenapa anda tidak duduk di
atas pakaian kami ?” iapun menjawab : “ aku hanya seorang raja . setiap hari
harus merendahkan diri di hadapan keagungan Allah SWT. Karenak Allah telah
menganggkat derajatnya . kemudia ia menghadap kepadaku serta berkata :”kenapa
kalian masih juga meminum khamar , padahal dalam kitab kalian itu di haramkan
?” aku menjawab :” Ahli Ibadah dan orang orang bodoh kami nekat berbuat
demikian .” iapun bertanya lagi :” kenapa kalian menginjak injak tanaman kami
dengan binatang binatang tinggangan kalian , padahal membuat kerusakan itu di
harammkan dalam ditab kalian ?” aku menjawab : “ orang orang bodoh di antara
kami yang melakukan itu ia bertanya lagi
:” kenapa kalian masih mengenakan pakaian sutra dan sejenisnya , menggunakan
emas dan perak , padahal itu di hariamkan atas kalian ?” aku munjawab:”
kekuasaan kami telah lenyap , pendukung pendung kami juga tinggal sedikit .
akhirnya kami mendapat kemenangan lewat perolongan orang orang ajam ( non arab
) . mereka masuk agama kami . mereka lalu mengenakan semua itu padaal kami
tidak menyukainya . ‘
Raja itu lalu termenung menundukkan kepalanya , membolak bakikkan tangannya dan
mengetuk ngetuk tanah , kemudian berkata :” persoalan bukan sebagaimana yang
engkau katakan . tetapi kalian memag kaum yang menganggap halal apa apa yang
telah diharamkan atas diri kalian . kalian telah melakukan hal halyang
dilanrang dan mendhalimi mereka yang berada di bawa hkekuasaan kalian . maka
Allah-pun mencabut kemuliaan kalian dam menyelimuti diri kalian dengan kehinaan
akibat dosa dosa kalian . bencana yang Allah timpakan atas diri kalian belumlah
mencapai puncaknya . Aku takut kalau kalian akan tertimpa siksi sementara
kalian berada di negeriku ini , sehingga aku ikut terkena siksa tersebut
bersama kalian . bertamu itu hanya tiga hari . setelah itu persiapkanlah beal
kalian dan apa yang kalian butuhkan , lalu berangkatlah meninggalkan negeriku
ini .” maka akupun melakukannya .
Ini salah satu dari kisah yang mengandung pelajaran .
alangkah banyaknya pelajran yang mengambil prlsjsrsn . padahal di muka bumi ini
banyk tanda tanda kekuasaan Allah dan pelajaran pelajaran . Akan tetapi
kebanyakan orang lengah terhadap semua itu
Allah SWT.
berfirman : “dan banyaklah sekali tanda tanda ( kekuasaan Allah ) di langit
dan di bumi yang mereka malaluinya sedang mereka berpaling dari padanya “
(Yusuf , 105 )
Sekian dari saya
#salam gudang ilmu
Wassalam














